Search This Blog

Saturday, 24 December 2016

TCP/IP Layer dan OSI Layer




Assalamualaikum Wr. Wb

Today, gua pengen coba nyatet materi di blog. Biar sekarang gacuma gua doang yang baca, semoga ada yang lain juga yang bisa baca juga.

Firts of all, apa itu TCP/IP Layer dan OSI Layer ? yang perlu diinget dan yang pertama, TCP/IP Layer sama OSI Layer itu bukan protokol tapi susunan terminologi supaya mempermudah network engineer troubleshoot dan vendor networking menyesuaikan alat alat nya.
Image result for tcp/ip model updated vs rfc 1122
OSI Layer , TCP/IP (RFC 1122)
Di atas merupakan model layer yang biasa dijadikan tolakukur. Btw, TCP/IP Layer tersebut merupakan model lama yang tercantum pada RFC 1122, model yang terbaru dibagian Link Layer dibagi menjadi 2, yaitu Datalink Layer dan Physical Layer dan Internet layer berganti nama menjadi Network Layer.

Layer- layer tersebut dibagi menjadi 2, yaitu upper layer dan lower layer. Layer yang termasuk bagian upper layer adalah Appliaction, Presentation, Session untuk OSI Model, sedangkan untuk TCP/IP model layer, upper layer yang adalah layer Application. Dan untuk lower layer adalah yang tidak tercantum di upper layer xD. Upper layer biasanya lebih difokuskan untuk software devoleper untuk keperluan aplikasi yang akan dibuatnya. Sedangkan lower layer lebih difokuskan untuk network engineer sehingga mempermudah membangun jaringan yang akan dibangunnya.

  • Applikasi Layer
Aplikasi layer menyediakan service untuk software aplikasi yang berjalan di komputer. Aplikasi layer bukan didefinisikan sebagai aplikasi itu sendiri, tapi protokol yang digunakan untuk menjalankan aplikasi tersebut. Contoh, untuk membuka halaman web, kita memerlukan Web Browser, nah aplikasi layer itu bukanlah Web Browser tersebut seperti Mozilla, Google Chrome ,etc. tetapi protokol yang digunakan oleh Web Browser tersebut untuk membuka halaman web tersebut. Contoh ; HTTP ( Hyper-Text Transfer Protocol ) yang menggunakan port 80 
  • Transport Layer 
Transport layer menyediakan service untuk layer yang berada diatas nya, 2 common protokol yang digunakan oleh transport layer adalah ; UDP ( User Datagram Protocol ) dan TCP ( Transmission Control Protocol ) tiap-tiap protokol tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersebut.

UDP mempunyai kelebihan, less bandwidth, fewer processing cycles, multiplexing, tapi gapunya flow control sama error recovery

TCP mempunyai kelebihan, flow control, error recovery, multiplexing, tapi more bandwidth, more processing cycles

Contohnya adalah, ketika Host yang menggunakan Web Browser sedang mengakses Web Server ( Aplikasi layer ) Web server menggunakan protokol HTTP yang menggunakan soket, TCP, port 80. Sehingga tugas dari Transport layer pada skenario barusan adalah menyediakan Error Recovery, sehingga user dapat mendapatkan akses ke Web Server secara penuh tidak ada data yang gagal ditransmit.
  • Internet / Network Layer
Internet dan Network Layer bertugas memilih jalur terbaik dan menyediakan alamat logika yang sangat dibutuhkan. Major protocol yang digunakan pada Network/Internet Layer adalah IP ( Internet Protocol ) Address.

  • Link Layer ( Data Link + Physical Layer ) 
Model lama yang ada di RFC 1122 link layer didefinisakan protokol dan hardware yang digunakan untuk mengirim data ( frame ) melalui jaringan fisik (kabel).

TCP/IP Link Layer dibagi menjadi 2 fungsi:
1) Physical transmission of data
2) Protocol & rules that control the use of the physical


No comments:

Post a Comment