Search This Blog

Saturday, 24 December 2016

Cara Kerja OSI dan TCP/IP Layer

Image result for adjacent layer interaction




Hi again,
Sekarang gua coba mau berpendapat tentang cara kerja OSI Layer dan TCP/IP Layer atau bahasa kerennya encapsulation atau pemberian header di tiap layer. 

Sebelum itu, kita harus ngerti perbedaan antara Same-Layer Interaction sama Adjacent Layer interaction. 

  • Same-Layer Interaction
Same layer interaction adalah interaksi antar layer yang berada di 2 komputer dan menggunakan protokol yang telah ditentukan oleh kedua host tersebut. Contoh; ada HTTP Client sama HTTP Server keduanyakan menggunakan protokol yang sama yaitu HTTP sehingga interaksi antar protokol tersebut dapat terjadi.

Yang perlu diinget yaitu interaksi ini terjadi di 2 komputer bukan di 1 komputer.

  •  Adjacent-Layer Interaction
Adjacent layer interaction adalah interaksi yang terjadi didalam 1 komputer, untuk memberikan service untuk layer yang berada di atasnya. Contoh; protokol HTTP memerlukan Error-Recovery untuk host nya agar host nya dapat menikmati layanan tersebut tanpa ada data yang tertinggal.

The point on Adjacent-Layer adalah interkasi ini terjadi di 1 komputer

Nah di adjacent-layer interaction ini juga bisa disebutkan jadi encapsulation, karena tiap turun layer, layer tersebut memberikan header + trailer ( Trailer cuma dikasih di datalink layer ). Encapsulation terjadi pada komputer pengirim, di komputer penerima namanya adalah de-encapsulation yaitu pelepasan tiap header yang tadi dilakukan sehingga data dapat diterima dengan baik oleh komputer penerima.

Nah jadi cara kerja OSI dan TCP/IP Layer adalah di komputer pengirim tiap turun 1 layer, layer tersebut memberikan header, hingga menjadi bits ( di physical layer ). Di komputer penerima dari bits tersebut di de-encapsulation melepaskan header tiap tiap, sehingga ketika mencapai aplikasi layer, paket tersebut hanya berupa data yang siap.


Donee ! Feel free to ask :)


Waiitt, one more. Penamaan tiap data di tiap tiap layer. Di layer Applikasi data tersebut beranama data(--'). di layer transport namanya adalah segment, di layer network namanya adalah packet, di layer data link namanya adalah frame, di fisik namanya adalah bits.Itu buat TCP/IP Layer.

Untuk di OSI Layer lebih gampang. Aplikasi namanya adalah L7PDU, Session namanya L6PDU, dan seterusnya..................

TCP/IP Layer dan OSI Layer




Assalamualaikum Wr. Wb

Today, gua pengen coba nyatet materi di blog. Biar sekarang gacuma gua doang yang baca, semoga ada yang lain juga yang bisa baca juga.

Firts of all, apa itu TCP/IP Layer dan OSI Layer ? yang perlu diinget dan yang pertama, TCP/IP Layer sama OSI Layer itu bukan protokol tapi susunan terminologi supaya mempermudah network engineer troubleshoot dan vendor networking menyesuaikan alat alat nya.
Image result for tcp/ip model updated vs rfc 1122
OSI Layer , TCP/IP (RFC 1122)
Di atas merupakan model layer yang biasa dijadikan tolakukur. Btw, TCP/IP Layer tersebut merupakan model lama yang tercantum pada RFC 1122, model yang terbaru dibagian Link Layer dibagi menjadi 2, yaitu Datalink Layer dan Physical Layer dan Internet layer berganti nama menjadi Network Layer.

Layer- layer tersebut dibagi menjadi 2, yaitu upper layer dan lower layer. Layer yang termasuk bagian upper layer adalah Appliaction, Presentation, Session untuk OSI Model, sedangkan untuk TCP/IP model layer, upper layer yang adalah layer Application. Dan untuk lower layer adalah yang tidak tercantum di upper layer xD. Upper layer biasanya lebih difokuskan untuk software devoleper untuk keperluan aplikasi yang akan dibuatnya. Sedangkan lower layer lebih difokuskan untuk network engineer sehingga mempermudah membangun jaringan yang akan dibangunnya.

  • Applikasi Layer
Aplikasi layer menyediakan service untuk software aplikasi yang berjalan di komputer. Aplikasi layer bukan didefinisikan sebagai aplikasi itu sendiri, tapi protokol yang digunakan untuk menjalankan aplikasi tersebut. Contoh, untuk membuka halaman web, kita memerlukan Web Browser, nah aplikasi layer itu bukanlah Web Browser tersebut seperti Mozilla, Google Chrome ,etc. tetapi protokol yang digunakan oleh Web Browser tersebut untuk membuka halaman web tersebut. Contoh ; HTTP ( Hyper-Text Transfer Protocol ) yang menggunakan port 80 
  • Transport Layer 
Transport layer menyediakan service untuk layer yang berada diatas nya, 2 common protokol yang digunakan oleh transport layer adalah ; UDP ( User Datagram Protocol ) dan TCP ( Transmission Control Protocol ) tiap-tiap protokol tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersebut.

UDP mempunyai kelebihan, less bandwidth, fewer processing cycles, multiplexing, tapi gapunya flow control sama error recovery

TCP mempunyai kelebihan, flow control, error recovery, multiplexing, tapi more bandwidth, more processing cycles

Contohnya adalah, ketika Host yang menggunakan Web Browser sedang mengakses Web Server ( Aplikasi layer ) Web server menggunakan protokol HTTP yang menggunakan soket, TCP, port 80. Sehingga tugas dari Transport layer pada skenario barusan adalah menyediakan Error Recovery, sehingga user dapat mendapatkan akses ke Web Server secara penuh tidak ada data yang gagal ditransmit.
  • Internet / Network Layer
Internet dan Network Layer bertugas memilih jalur terbaik dan menyediakan alamat logika yang sangat dibutuhkan. Major protocol yang digunakan pada Network/Internet Layer adalah IP ( Internet Protocol ) Address.

  • Link Layer ( Data Link + Physical Layer ) 
Model lama yang ada di RFC 1122 link layer didefinisakan protokol dan hardware yang digunakan untuk mengirim data ( frame ) melalui jaringan fisik (kabel).

TCP/IP Link Layer dibagi menjadi 2 fungsi:
1) Physical transmission of data
2) Protocol & rules that control the use of the physical